Ekbis  

TOTO Bagikan Dividen Rp23 per Saham, Yield Tembus 10 Persen? Simak Jadwal dan Rinciannya

PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) tetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp237,36 miliar. (Foto: Istimewa)
PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) tetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp237,36 miliar. (Foto: Istimewa)

MASSA.ID – PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp237,36 miliar atau setara Rp23 per saham. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 3 Juni 2026.

Informasi pembagian dividen tersebut kemudian disampaikan kepada publik melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Juni 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari distribusi laba perusahaan kepada para pemegang saham setelah perseroan membukukan kinerja positif sepanjang tahun 2025.

Bagi investor pasar modal, pembagian dividen merupakan salah satu faktor penting dalam menilai potensi keuntungan investasi selain capital gain atau kenaikan harga saham. Dengan dividend yield yang relatif tinggi, saham TOTO menjadi salah satu emiten yang menarik perhatian pelaku pasar.

Rincian Dividen TOTO Tahun Buku 2025

Total dividen tunai sebesar Rp237,36 miliar tersebut terdiri atas dua komponen, yaitu:

Dividen interim: Rp103,20 miliar atau Rp10 per saham
Dividen final: Rp134,16 miliar atau Rp13 per saham

Dengan demikian, total dividen yang diterima pemegang saham mencapai Rp23 per saham untuk tahun buku 2025.

Pembagian dividen ini dilakukan setelah perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp351,15 miliar hingga 31 Desember 2025.

BACA JUGA:  8 Tips Jitu Menghindari FOMO dan Meminimalkan Risiko Investasi Emas, Jangan Terjebak Euforia

Rasio Pembayaran Dividen TOTO Capai 67,6 Persen

Berdasarkan total laba bersih yang diperoleh sepanjang tahun 2025, TOTO mengalokasikan sekitar 67,6 persen laba tahun berjalan untuk dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.

Rasio pembayaran dividen atau Dividend Payout Ratio (DPR) tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendistribusikan keuntungan kepada investor sambil tetap menjaga posisi keuangan perusahaan.

Selain itu, perseroan masih memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp2,3 triliun, dengan total ekuitas sebesar Rp2,57 triliun.

Posisi keuangan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki ruang yang cukup untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis di masa mendatang.

Jadwal Dividen TOTO 2026

Investor yang ingin memperoleh hak atas dividen TOTO perlu memperhatikan jadwal pembagian dividen yang telah ditetapkan perusahaan.

KeteranganTanggal
Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi11 Juni 2026
Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi12 Juni 2026
Recording Date (Daftar Pemegang Saham)15 Juni 2026
Pembayaran Dividen Tunai25 Juni 2026

Pemegang saham yang tercatat pada tanggal recording date berhak menerima dividen sesuai jumlah saham yang dimiliki.

BACA JUGA:  Hasnur Group Siapkan Tim dan Tata Kelola Hadapi Tantangan Bisnis 2026

Dividend Yield TOTO Diperkirakan Mencapai 10,1 Persen

Salah satu aspek yang menarik perhatian investor adalah estimasi dividend yield yang cukup tinggi.

Berdasarkan harga penutupan saham TOTO pada 5 Juni 2026 sebesar Rp228 per saham, total dividen Rp23 per saham menghasilkan estimasi dividend yield sekitar 10,1 persen.

Dividend yield sebesar 10 persen lebih tergolong menarik di pasar saham Indonesia, terutama bagi investor yang mengutamakan pendapatan pasif dari dividen.

Meski demikian, investor perlu memahami bahwa dividend yield dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham di pasar. Semakin rendah harga saham dengan nominal dividen yang sama, maka yield akan semakin tinggi, begitu pula sebaliknya.

Apa Itu Dividend Yield?

Dividend yield merupakan indikator yang menunjukkan perbandingan antara dividen per saham yang dibagikan perusahaan dengan harga sahamnya.

Secara umum, dividend yield digunakan investor untuk mengukur potensi imbal hasil dividen yang dapat diperoleh dari suatu investasi saham.

Semakin tinggi nilai dividend yield, semakin besar potensi pendapatan dividen yang diterima investor dibandingkan modal yang dikeluarkan untuk membeli saham tersebut.

Namun, dividend yield bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Investor juga perlu menilai:

BACA JUGA:  KAPLL Luncurkan Program Praktik Investasi di Indonesia, Dorong Kolaborasi Kepatuhan Regional dan Perdalam Strategi Ekspansi Global
  • Fundamental perusahaan.
  • Pertumbuhan laba.
  • Arus kas perusahaan.
  • Prospek industri.
  • Konsistensi pembagian dividen.

Dengan demikian, keputusan investasi dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan terukur.

Prospek dan Perhatian Investor Setelah Pembagian Dividen

Pembagian dividen tahun buku 2025 menunjukkan bahwa TOTO tetap mempertahankan kebijakan distribusi laba kepada pemegang saham di tengah dinamika bisnis yang berlangsung.

Meski demikian, keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan belum memuat proyeksi kinerja maupun kebijakan dividen untuk periode berikutnya.

Karena itu, investor diperkirakan akan terus mencermati beberapa faktor penting, antara lain:

  • Pertumbuhan pendapatan perusahaan.
  • Kinerja operasional setelah pembagian dividen.
  • Kemampuan menjaga profitabilitas.
  • Strategi ekspansi dan efisiensi bisnis.
  • Potensi pembagian dividen pada tahun mendatang.

Perkembangan faktor-faktor tersebut akan menjadi pertimbangan utama pasar dalam menilai prospek saham TOTO ke depan.

Kesimpulan

PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) resmi menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp237,36 miliar atau Rp23 per saham. Dividen tersebut terdiri atas dividen interim Rp10 per saham dan dividen final Rp13 per saham yang akan dibayarkan pada 25 Juni 2026.

Dengan laba bersih sebesar Rp351,15 miliar, rasio pembayaran dividen mencapai sekitar 67,6 persen. Sementara itu, berdasarkan harga saham Rp228 per saham pada 5 Juni 2026, dividend yield TOTO diperkirakan mencapai sekitar 10,1 persen, menjadikannya salah satu emiten dengan potensi imbal hasil dividen yang menarik di pasar saham Indonesia.***toto