Ekbis  

Mengenal Lebih Dekat VisionLink Productivity

PT Trakindo Utama (Trakindo) memperkenalkan VisionLink Productivity. (Foto: Trakindo)
PT Trakindo Utama (Trakindo) memperkenalkan VisionLink Productivity. (Foto: Trakindo)

MASSA.ID, Jakarta – Digitalisasi terus mendorong perubahan dalam industri pertambangan, termasuk pemanfaatan data dan teknologi digital untuk mendukung operasional yang lebih efisien, produktif, dan berbasis informasi. Merespons hal tersebut, PT Trakindo Utama (Trakindo) memperkenalkan VisionLink Productivity, solusi digital berbasis cloud yang membantu pelanggan memantau penggunaan dan kinerja alat berat secara lebih terukur. Melalui pemanfaatan data operasional, solusi ini mendukung pengelolaan aset yang lebih efektif sekaligus membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional pertambangan. Pemanfaatan solusi ini ditunjukkan secara langsung pada sejumlah unit Caterpillar dalam sesi kegiatan Trakindo Open Gate yang diselenggarakan di Trakindo Yard Cakung, Jakarta, pada 26 Agustus 2026.

Chief Innovation Officer (CIO) PT Trakindo Utama Daniel Setyadi menjelaskan, Trakindo terus berupaya menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan termasuk melalui pemanfaatan teknologi. “Melalui VisionLink Productivity, kami ingin memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap penggunaan dan kinerja alat berat, sehingga pelanggan dapat melakukan evaluasi secara lebih cepat dan mengambil keputusan berbasis data untuk mengoptimalkan produktivitas operasional mereka. Bagi kami, digitalisasi bukan sekedar menghadirkan teknologi baru, tetapi bagaimana data dapat diolah menjadi insight yang membantu pelanggan meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional,” ujar Daniel.

Dalam kegiatan Trakindo Open Gate, peserta dapat melihat langsung sejumlah unit Caterpillar yang mendukung berbagai pekerjaan di pertambangan, mulai dari excavator CAT 350, dozer CAT D9, motor grader CAT 14, hingga off-highway truck CAT 777 dan articulated dump truck CAT 740. Melalui sesi pengenalan unit (product walkaround) yang dipandu Product Manager, peserta dapat mengenal lebih dekat fungsi dan kapabilitas masing-masing unit, sekaligus melihat penerapan VisionLink Productivity dalam memantau dan memahami kinerja unit. Pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana data dari lapangan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan operasional.

BACA JUGA:  CKB Logistics Perluas Jangkauan Layanan Lewat Ekspansi Armada dan Fasilitas Gudang Baru

Product & Lifecyle Manager, Mining Marketing and Sales PT Trakindo Utama, Ikwan Setiobhekti menyampaikan, VisionLink Productivity membantu pelanggan melihat produktivitas dan utilisasi alat berat secara lebih menyeluruh di berbagai lokasi kerja. “VisionLink Productivity memungkinkan pengguna memahami bagaimana unit digunakan dan bagaimana hasil pekerjaan yang dicapai. Dengan informasi tersebut, pelanggan dapat mengidentifikasi area yang masih dapat dioptimalkan, termasuk waktu operasional yang kurang produktif, sehingga dapat mengambil langkah yang lebih tepat untuk meningkatkan kinerja unit,” jelas Ikwan.

BACA JUGA:  Febrianto Eka Wijaya: Kisah Sukses Pengusaha Muda Banyuwangi di Balik Brand OOTDSUPPLY dan KIDDSUPPLY

Sebagai platform berbasis cloud, VisionLink Productivity mengintegrasikan data telematika alat berat dan informasi lokasi kerja dari berbagai unit yang terhubung, termasuk unit dari merek lain. Data seperti produktivitas, kondisi mesin, dan lokasi pekerjaan dikirimkan melalui perangkat Cat Product Link™ yang terpasang pada unit, kemudian dapat dipantau melalui perangkat seluler, tablet, maupun desktop.

Dalam operasionalnya, VisionLink Productivity membantu pengguna mengelola lokasi kerja dengan mengelompokkan unit serta menetapkan zona aktivitas di area site. Platform ini juga menyajikan ringkasan produktivitas dan utilisasi, visualisasi aktivitas unit, serta fitur penetapan target Key Performance Indicator (KPI) untuk membantu pengguna memantau pencapaian kinerja dan mengidentifikasi peluang peningkatan operasional secara lebih terukur.

Informasi tersebut membantu pelanggan mengidentifikasi peluang optimalisasi operasional, termasuk menekan idle time, yaitu kondisi ketika mesin tetap menyala namun unit tidak sedang melakukan pekerjaan, serta mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak diperlukan. Dengan menjadikan data sebagai dasar pengambilan keputusan, pelanggan dapat memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap pola penggunaan alat berat, mengevaluasi kinerja aset di lapangan, dan mengidentifikasi area yang masih dapat ditingkatkan. Pemanfaatan data ini pada akhirnya mendukung proses perbaikan operasional yang lebih terukur dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Percepat Penanganan Stunting dan Perbaiki Rumah Ibadah, Bandara Banyuwangi Salurkan Dana Rp 77 Juta

Manfaat ini semakin relevan mengingat efisiensi bahan bakar merupakan salah satu faktor penting dalam pengelolaan biaya operasional alat berat. Melalui VisionLink, pelanggan dapat memantau konsumsi bahan bakar setiap aset secara lebih terukur, sekaligus melihat performa unit berdasarkan parameter yang ditetapkan dalam program Trakindo Fuel Guarantee. Apabila konsumsi unit melebihi nilai yang dijamin, pelanggan berhak memperolah kompensasi atas selisih biaya bahan bakar dalam bentuk voucher pembelian suku cadang, sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini memperkuat manfaat VisionLink dalam membantu pelanggan mengelola aset dan biaya operasional secara lebih efektif.

“Kedepannya, kami berharap pemanfaatan teknologi digital dapat semakin membantu pelanggan mengelola operasional secara lebih efektif dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tepat. Trakindo akan terus menghadirkan produk, layanan, dan solusi digital yang relevan untuk mendampingi pelanggan menghadapi perkembangan industri, sejalan dengan semangat Advancing You Forward untuk mendukung kemajuan bisnis pelanggan serta mendorong produktivitas dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” tutup Daniel.***

Penulis: Yudha Marhaendra