Ekbis  

Dollar Cost Averaging: Cara Sederhana Membangun Wealth Secara Konsisten

Ilustrasi. (Foto: Magnific)
Ilustrasi. (Foto: Magnific)

MASSA.ID – Dengan kondisi ekonomi saat ini, ternyata masih banyak orang yang ingin berinvestasi namun ragu dengan modal yang dimiliki dan momen yang pas. Padahal jika tidak segera dimulai, investasi akan terus tertunda sehingga lebih banyak peluang terlewatkan.

Untuk berinvestasi jangka panjang maupun membangun kekayaan, sesungguhnya tidak ada momen paling tepat. Prediksi yang beredar juga belum tentu akurat. Jadi alih-alih menunggu waktu yang pas, konsisten berinvestasi justru menjadi hal yang perlu dilatih.

Salah satu strategi yang bisa digunakan untuk mendukung konsistensi adalah Dollar Cost Averaging (DCA). Melalui artikel ini, Anda akan mengenal apa itu DCA beserta caranya membangun kekayaan dengan strategi tersebut.

Apa Itu Dollar Cost Averaging (DCA)?

Dollar Cost Averaging (DCA) merupakan strategi dalam berinvestasi yang dilakukan dengan cara menginvestasikan sejumlah dana secara rutin dalam periode tertentu. Periode ini bisa dalam kurun mingguan maupun bulanan.

Dengan metode ini, Anda dimungkinkan untuk bisa berinvestasi sesuai periode yang sudah ditentukan tanpa harus menunggu kondisi pasar yang ideal.

Seperti yang sebelumnya disebutkan, fokus utama dari investasi dengan metode DCA yaitu membangun kebiasaan investasi yang konsisten alih-alih menunggu waktu terbaik untuk membeli aset. Dengan begitu, Anda bisa bebas berinvestasi sesuai jadwal entah dalam kondisi harga sedang naik maupun turun.

Apabila dilakukan dalam jangka panjang, strategi ini bisa membantu mengurangi dampak dari terjadinya fluktuasi pasar. Lebih dari itu, proses investasi juga menjadi lebih sederhana. Dengan dilakukan secara rutin, strategi DCA ini bahkan sering digunakan sebagai cara untuk membangun kekayaan secara bertahap.

BACA JUGA:  SSB Dorong Perkembangan Talenta Putra Putri Daerah untuk Perkuat Komitmen Bisnis Berkelanjutan

Cara Membangun Wealth dengan Strategi DCA

Strategi Dollar Cost Averaging bisa menjadi strategi yang Anda gunakan untuk membangun kekayaan secara bertahap. Pasalnya kunci dari metode ini bukan berada pada besarnya angka modal yang dimiliki melainkan pada ketekunan Anda dalam berinvestasi dari waktu ke waktu.

Lantas bagaimana cara yang bisa dilakukan? Simak pada poin-poin berikut.

Tentukan Nominal Investasi Rutin

Pertama-tama, hal yang bisa Anda lakukan ialah menentukan nominal dana yang akan diinvestasikan secara rutin. Untuk itu, pilihlah nominal yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda supaya investasi ini dapat dilakukan tanpa mengganggu kebutuhan sehari-hari meski dilakukan secara rutin.

Dalam menentukan nominal, ketahui bahwa angkanya tidak harus besar, yang terpenting adalah Anda bisa menjalankannya dengan konsisten dalam jangka panjang.

Ilustrasi. (Foto: Pexels)

Pilih Instrumen Investasi yang Sesuai

Jika nominal sudah ditentukan,berikutnya Anda bisa memilih instrumen yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko. Sebagai contoh, Anda bisa memilih instrumen reksadana yang mudah diakses, banyak variasi, dan pengelolaan oleh Manajer Investasi berpengalaman.

Lakukan Investasi Secara Berkala

DCA adalah strategi yang mengutamakan konsistensi dalam berinvestasi. Anda bisa melakukannya dalam kurun mingguan hingga bulanan. Dengan jadwal yang pasti, Anda jadi tidak perlu mengkhawatirkan kapan waktu yang paling tepat untuk masuk ke pasar.

BACA JUGA:  Reswara Dorong Kemandirian Masyarakat lewat Program CSR dan ESG

Konsisten dalam Jangka Panjang

Semakin lama Anda mempertahankan kebiasaan investasi, semakin besar peluang dana berkembang melalui akumulasi investasi dan potensi pertumbuhan nilai aset. Dengan dilakukan secara konsisten, strategi ini dapat membantu membangun wealth secara lebih terarah.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam DCA

Meski dikenal sebagai strategi yang sederhana, namun bukan berarti Anda bisa melakukan metode investasi ini dengan sembarangan dan tanpa perhitungan. Nyatanya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan supaya investasi lebih optimal. Berikut ini penjelasannya.

Konsistensi Lebih Penting dari Nominal Besar

Salah satu miskonsepsi yang masih sering ditemui adalah anggapan bahwa investasi hanya dapat dimulai dengan modal besar. Padahal, dalam strategi DCA, faktor yang paling menentukan bukanlah besarnya dana yang diinvestasikan, melainkan konsistensi dalam berinvestasi secara berkala.

Berinvestasi secara rutin dengan nominal yang sesuai kemampuan biasanya lebih efektif dibandingkan menunggu memiliki dana besar tetapi tidak kunjung memulai.

Hindari Menghentikan Investasi Saat Pasar Turun

Fluktuasi pasar adalah momen yang normal terjadi dalam berinvestasi. Saat terjadi fluktuasi, pastikan Anda tidak langsung menghentikannya karena berpotensi rugi.

Jika Anda ingin berhasil dengan strategi DCA, Anda bisa lanjut berinvestasi secara rutin. Dengan tetap konsisten, Anda bisa menemukan peluang yang lebih besar.

Sesuaikan dengan Kemampuan Finansial

Agar strategi DCA dapat berjalan dalam jangka panjang, pastikan nominal investasi disesuaikan dengan kondisi keuangan Anda. 

Hindari memaksakan jumlah investasi yang terlalu besar hingga mengganggu kebutuhan sehari-hari. Dengan nominal yang realistis, Anda akan lebih mudah menjaga konsistensi investasi dari waktu ke waktu.

BACA JUGA:  CKB Logistics Perluas Jangkauan Layanan Lewat Ekspansi Armada dan Fasilitas Gudang Baru

Membangun Investasi Konsisten dengan Strategi Dollar Cost Averaging

Strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dapat menjadi pendekatan yang relevan bagi investor yang ingin membangun kekayaan secara bertahap.

Melalui investasi rutin, investor tidak perlu terlalu bergantung pada pencarian waktu terbaik untuk masuk ke pasar, karena alokasi dilakukan secara konsisten sesuai rencana finansial.

Salah satu instrumen yang dapat digunakan dalam strategi ini adalah reksadana bersama perbankan prioritas DBS Treasures.

Dengan pengelolaan oleh Manajer Investasi profesional dan berpengalaman, reksadana dapat membantu investor membangun portofolio yang lebih terdiversifikasi sesuai profil risiko dan tujuan investasi.

Selain itu, DBS Treasures juga menyediakan akses terhadap wawasan investasi dan analisis pasar terkurasi dari tim ahli finansial. Dukungan ini dapat membantu Anda memahami peluang yang lebih sesuai dengan kebutuhan portofolio, sekaligus menjadi pertimbangan dalam menjaga konsistensi strategi investasi jangka panjang.

Transaksi juga dapat dilakukan dengan mudah melalui Aplikasi DBS digibank. Anda dapat melakukan berbagai aktivitas investasi secara lebih praktis, mulai dari pembelian, penjualan, switching, hingga registrasi SID (Single Investor Identification).

Dengan strategi DCA, pengelolaan profesional, serta akses digital yang praktis, investasi reksadana dapat menjadi bagian dari langkah membangun wealth secara bertahap, terencana, dan lebih selaras dengan tujuan finansial jangka panjang.***

Penulis: Yudha Marhaendra